web analytics

The child has one intuitive aim: self development

PROGRAM STUDI FISIKA FST-UNDANA GELAR SEMINAR NASIONAL

EKSISTENSI FISIKA HADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Para keynote speakers bersama Dekan dan Ketua Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana (Di/Foto : Randy)

Kupang-NTT. Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana menggelar Seminar Nasional pada Senin, 07 Oktober 2019. Kegiatan yang berlangsung di ruang Theater Lt.3 rektorat Universitas Nusa Cendana ini mengangkat tema “Fisika Dalam Revolusi Industri 4.0” . Seminar Nasional ini diselenggarakan dalam rangka menyediakan wadah untuk mempublikasi hasil-hasil penelitian dosen-dosen dan mahasiswa fisika serta berdiskusi tentang peranan Fisika dan pembelajarannya dalam Revolusi Industri 4.0 di mana, masa saat revolusi industri keempat ini sedang dibicarakan, dipersiapkan, diperdebatkan, dan dimulai. Hal ini  menjadi tuntutan bagi seluruh bidang kehidupan tak terkecuali ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan merupakan akar dari berkembangnya teknologi yang mana dalam sejarah perkembangannya teknologi menghantar umat manusia kepada perubahan-perubahan era industri. Memasuki era Revolusi Industri 4.0 dengan teknologi begitu maju dan perubahannya menitik beratkan pada sistem integrasi berbasis data memungkinkan adanya peningkatan proses industri yang saling terhubung melalui jaringan internet menuntut Fisika sebagai salah satu disiplin ilmu menanggapi perubahan tersebut dengan menciptakan beragam inovasi melalui beragam penelitian-penelitian yang dilakukan.

Hadir sebagai pemateri , Prof. Dr. Darminto dari Institut Teknologi Sepuluh November, Prof. Dr. Drs. Sismanto, M.Si dari Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Drs. B. Pasangka, M.Si dari Universitas Nusa Cendana dan Dr. Eng. Didik Rahadi Santoso, M.Si dari Universitas Brawijaya yang membagikan ilmu sesuai dengan bidang fokus masing-masing yakni Fisika Material, Fisika Kebumian atau Geofisika, dan Fisika Instrumentasi. Seminar Nasional yang dibuka oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana  Drs. Hery Leo Sianturi, M.Si ini dalam sambutannya menyebutkan, bahwa Fisika  sudah harus menjadi disiplin ilmu yang tidak hanya berfokus pada bagian-bagian teoritisnya tetapi lebih jauh bagaimana mengaplikasikan konsep-konsep teoritis yang dipelajari sehingga membawa manfaat bagi masyarakat dan terus menyesuaikan diri dengan beragam perubahan seperti yang sedang kita hadapi bersama Revolusi Industri 4.0. Lebih lanjut beliau menegaskan untuk seluruh sivitas akademika Prodi Fisika agar lebih mampu berpikir kritis, kreatif, dan inovatif sehingga mampu menanggapi setiap tuntutan ilmu pengetahuan yang terus berkembang.

Kegiatan ini selain sebagai wadah mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan berdiskusi tentang peranan fisika juga untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya Ilmu Fisika dewasa ini serta membuka cakrawala berpikir bahwa Fisika itu bukanlah sesuatu yang rumit tetapi merupakan suatu kajian ilmu kompleks yang aplikasinya akan selalu dijumpai pada setiap bidang kehidupan manusia sehari-hari. Seminar yang dihadiri oleh 100 peserta ini tidak termasuk para pemakalah dan tamu undangan dari berbagai kalangan ini berlangsung selama sehari dengan beberapa susunan acara yang disusun oleh panitia.

Seminar Nasional Fisika yang bertajuk pada presentasi hasil-hasil beragam penelitian ini diharapkan memberi manfaat kepada seluruh peserta, utamanya mahasiswa fisika agar bisa menjadi generasi bangsa yang unggul, kreatif dan inovatif serta menjadikan ilmu fisika sebagai kajian ilmu untuk berinovasi dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.   

Red : Phositron’17

Foto Oleh : Panitia Seminar Nasional Fisika 2019

1 Comment:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *