web analytics

The child has one intuitive aim: self development

WEBINAR SERI #01 PRODI FISIKA

Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana, mengadakan webinar seri #01 pada Sabtu, 31 Oktober 2020 yang mengangkat tema “Eksplorasi Aquifer Karst dan Pemetaan Berbasis Citra Satelit”. Webinar yang berlangsung selama 1 jam 38 menit ini menghadirkan Bernandus, S.Si., M.Si dan Hadi Imam Sutaji, S.Si., M.Si sebagai moderator, serta Abdul Wahid, S.Si., M.Si dan Jehunias L. Tanesib, S.Si., M.Sc, sebagai pemateri, yang merupakan Dosen bidang Geofisika PRODI Fisika FST UNDANA.

 Geofisika merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari bumi baik di atas permukaan maupun bawah permukaan berdasarkan sifat fisik bumi dengan menerapkan hukum-hukum fisika. Sifat fisik yang dipelajari yaitu mencakup sifat kelistrikan, kemagnetan bumi, penjalaran gelombang gempa/getaran, gravitasi (gaya berat), dan gelombang elektromagnetik. Cabang ilmu ini memegang peranan penting dalam pemecahan masalah kebencanaan, lingkungan dan eksplorasi

 Kegiatan dibuka dengan kata sambutan dari Dekan Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana, Dr. Drs. Hery Leo Sianturi, M.Si. Beliau menyampaikan bahwa webinar ini diselenggarakan untuk berdiskusi mengenai sistem aquifer dan keunikan dari batu kapur (limestone) atau daerah karst dimana sebagian besar sisi barat Kota Kupang, Pulau Timor pada umumnya adalah daerah karst serta belajar tentang pemanfaatan citra satelit untuk pemetaan bahan dalam hubungannya dengan pemerintah mengenai tata guna lahan dan mitigasi bencana. Beliau juga berharap agar kajian ilmu ini dapat dikembangkan lebih lanjut dan berguna untuk masyarakat umum. Pada kesempatan ini dijelaskan mengenai ekplorasi aquifer karst dengan metode geolistrik dan pemanfaatan citra satelit untuk perencanaan tata ruang, pemetaan sumber daya alam, dan mitigasi bencana yang disampaikan oleh kedua pemateri.

Bukan merupakan hal baru bahwa bidang ilmu Fisika sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Para peserta yang hadir cukup antusias dengan materi yang diberikan. Andreas Ch. Louk, S.Si, M.Sc., pada sambutan penutup berharap agar para peserta mendapatkan gambaran yang lebih baik mengenai ekplorasi aquifer karst dan memanfaatkan metode Geolistrik serta mendapatkan pemahaman yang lebih komperensif mengenai lahan karst sebagai sumber daya alam dengan menggunakaan pemetaan yang memanfaatkan citra satelit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *